Thursday, November 12, 2009

Fakta Kehidupan

1. Jantung manusia memompa 8000 liter darah setiap hari, dan cukup
untuk mengisi 2.5x kapal Titanic seumur hidupmu.
2. Ada 100 triliun sel didalam tubuhmu.
3. Kecepatan suara mencapai 1250 kilometer per jam dalam suhu
normal
4. Ada 260000 bayi lahir setiap hari di dunia, atau 3 bayi setiap
detiknya.
5. Panjang seluruh pembuluh darah manusia jika disambungkan dan
direntangkan panjangnya mencapai 62000 mile, dan bisa melingkari
bumi 2.5 kali.
6. Hidung manusia dapat membedakan 10000 bau yang berbeda.
7. Seumur hidupnya, manusia memproduksi 20800 liter airmata (kalo
yang suka nangis pasti lebih dari itu).
8. Otak manusia memiliki 1 miliar neuron, dan menghandle 1000 sinyal
berbeda setiap detiknya.
9. Seorang laki2 mengeluarkan 400 juta sperma saat ejakulasi, sperma
tersebut harus menempuh perjalanan sekitar 2 inci untuk mencapai
sel telur. Mengingat ukurannya yang sangat sangat kecil, 2 inci bagi
sperma sama saja dengan 40 kilometer bagi manusia.
10. Bumi berotasi dengan kecepatan 1400 mile per jam.
11. Sebuah kapal perang laut besar seperti USS Nimitz membutuhkan
2 juta liter bahan bakar setiap 4 hari.
12. Pesawat terbaru buatan Airbus-Airbus A380, dapat membawa 820
orang penumpang dan kru pesawat.
13. Pesawat jumbo jet Boeing 747-400 membutuhkan 210000 liter
bahan bakar untuk memenuhi tankinya. Tapi dengan jumlah bahan
bakar itu, pesawat bisa terbang pulang pergi Jakarta-Bali sebanyak
5 kali dengan kecepatan maksimum 920 kilometer per jam.
14. Dengan kecepatan cahaya yang mencapai 320000 kilometer per
detik, hanya butuh waktu sekitar 1 detik bagi cahaya untuk
sampai dibulan dari bumi.
15. Ukuran bulan hanya 1/4 dari ukuran bumi, sedangkan ukuran
matahari sekitar 130 kali ukuran bumi.
16. Temperatur permukaan matahari adalah 6000 derajat celcius, 3 kali
lebih panas daripada magma dari gunung meletus.
17. Tekanan ban motor pada umumnya 7000 kali lebih besar daripada
tekanan darah pada umumnya.

OTAK MANUSIA

OTAK sangat kompleks, tersusun dari sekitar 100 milyar neuron dan menjadi organ tubuh yang paling mengagumkan. Organ tubuh yang satu ini berfungsi mengontrol sistem saraf pusat, membuat Anda tetap bisa berjalan, berbicara, bernafas, dan berpikir. Untuk mempelajari kerumitan otak ini, para peneliti telah melakukan penelitian selama ribuan tahun. Apakah otak bisa dipahami sepenuhnya? Sejumlah studi yang dilakukan peneliti masih meninggalkan banyak misteri. Karena itu, orang seringkali menyederhanakan informasi mengenai cara kerja otak untuk mempermudah pemahaman. Hal ini memicu lahirnya beragam mitos seputar otak. Berikut beberapa mitos seputar otak yang paling umum beredar di masyarakat.

Otak berwarna abu-abu
Apakah Anda pernah berpikir mengenai warna otak? Mungkin tidak, kecuali Anda bekerja di bidang medis. Akan tetapi, mungkin Anda sering melihat gambar atau tayangan di TV yang sebagian besar menyajikan otak dalam warna putih, abu-abu atau bahkan sedikit kekuningan.

Pada faktanya, otak yang berada di dalam tengorak kepala tidak hanya berwarna abu-abu lembut. Otak juga memiliki bagian yang berwarna putih, hitam dan merah. Komponen yang hitam disebut nugra (bahasa latin yang artinya substansi hitam). Warna hitam ini berasal dari neuromelanin, pigmen yang sama dengan pigmen pemberi warna kulit dan rambut. Sedang bagian yang berwarna merah berasal dari pembuluh-pembuluh darah yang ada di otak. Jadi, mengapa otak yang diawetkan berwarna putih seperti kapur? Hal ini disebabkan oleh fixatives, seperti formaldehyde, yang berfungsi mengawetkan otak.


Mendengarkan Mozart membuat Anda lebih cerdas

Klaim yang menyatakan kalau mendengarkan musik klasik bisa meningkatkan daya otak ternyata hanya mitos semata. Mitos ini bermula dari klaim dokter Albert Tomatis tahun 1950-an yang menyatakan kalau musik Mozart bisa membantu penderita gangguan bicara dan pendengaran. Mitos ini semakin kuat ketika studi dari University of California di Irvine, California, (tahun 1990-an) menyatakan kalau mendengarkan sonata Mozart selama 10 menit sebelum tes bisa meningkatkan IQ pelajar hingga 8 skor. Kemudian musisi Dan Campbell memanfaatkan ide temuan ini untuk memasarkan buku dan CD.

Akan tetapi, Dr. Frances Rauscher yang terlibat dalam studi di Irvine tersebut menyatakan, mereka tidak pernah mengklaim bahwa musik Mozart bisa membuat seseorang menjadi lebih cerdas. Musik tersebut hanya bisa meningkatkan performa tertentu yang berkaitan dengan tugas spatial-temporal. Ilmuwan-ilmuwan lain juga tidak bisa mendapatkan hasil yang sama dan tidak ada informasi ilmiah yang membuktikan kalau mendengarkan Mozart, atau musik klasik lainnya, bisa membuat Anda lebih cerdas.

Rauscher bahkan menegaskan kalau uang yang Anda habiskan untuk membeli buku atau CD musik lebih baik digunakan untuk mengikuti program musik. Ada bukti yang menunjukkan kalau mempelajari instrumen bisa meningkatkan konsentrasi, rasa percaya diri dan koordinasi.

Setiap kali mempelajari sesuatu, maka otak akan mendapatkan satu kerutan baru.
Saat mendengar kata 'otak' mungkin yang langsung Anda pikirkan adalah bentuk bundar dengan dua lobus yang ditutupi oleh kerutan. Dari mana asal kerutan? Otak akan tumbuh bertambah besar untuk mengakomodasi semua tugas-tugas yang membedakan manusia dari binatang. Tetapi, untuk menjaga agar otak tetap padat dan bisa ditampung di tulang tengkorak, otak akan melipat dirinya sendiri saat bertumbuh. Jika semua bubungan (gyri) dan celah (sulci) otak dibuka, maka otak seukuran dengan sarung bantal. Bubungan dan celah ini bahkan mempunyai nama, dan mempunyai variasi yang berbeda-beda pada setiap orang.

Apakah otak sudah berkerut dari awal? Janin di awal perkembangannya mempunyai otak yang sangat mulus. Seiring dengan perkembangan janin, neuron-neuron otak juga ikut tumbuh dan berpindah ke area yang berbeda di otak, membentuk bubungan dan celah. Ketika mencapai usia 40 minggu, otak otak bayi sudah sama berkerutnya dengan otak Anda. Jadi, Anda tidak menambah jumlah kerutan setiap kali mempelajari hal baru. Otak yang Anda miliki saat lahir akan tetap sama sepanjang hidup, tentunya jika otak tetap sehat.