Stephen Jonathan
Who am I? I am Stephen Jonathan. Born on 22th October 1994 in Jakarta, Indonesia as a MALE.
Monday, July 26, 2010
Education System in Indonesia
Education in Indonesia is the responsibility of the Ministry of National Education of Indonesia (Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia/Kemdiknas), formerly the Department of Education and Culture of Indonesia (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia/Depdikbud). In Indonesia, all citizens must undertake nine years of compulsory education, six years at elementary level and three in junior high school.
Education is defined as a planned effort to establish a study environment and education process so that the student may actively develop his/her own potential to gain the religious and spiritual level, consciousness, personality, intelligence, behaviour and creativity to him/herself, other citizens and for the nation. The constitution also notes that education in Indonesia is divided into two major parts, formal and non-formal. Formal education is divided again into three levels, primary, secondary and tertiary education.
Opinion
Education in Indonesia hasn't grown so much till these days. This is a problem which happens continuously in Indonesia. The Indonesian Ministry of Education do stupid things every year, the curiculum is changed every after Indonesia have chosen a new minister. This makes poor people in Indonesia have to pay much money to get education because Indonesia uses new books every year and it's absolutely not eficient.
We will never be surprised when we hear that many Indonesian people can't read or can't study in a university, because many Indonesian people can't pay that much money to get into a university to study. How poor it is to know that many people can't get much education while they want to get lessons as high as they can reach.
Now we can take a conclusion that the education system in Indonesia isn't good enough to be maintained.
Sunday, July 25, 2010
Salah Nama
Tidak lama kemudian ia kaget melihat suatu sosok mirip manusia yang dikiranya hantu.
Ia agak mendekat lalu ternyata ia melihat seorang pria berusia sekitar 60 tahun.
Pemuda itu bertanya kepada pria tua itu, "Apa yang anda lakukan malam-malam begini?"
Jawab pria tua itu, "Dasar orang-orang bodoh! Mereka salah menuliskan nama saya!"
...
Buang Kucing
Suatu hari Dennis memutuskan untuk membuang kucing tersebut secara diam-diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar sebentar dan dibawanya si kucing.
Ketika Dennis bermobil sekitar 10 km dari rumah, ia pun membuang kucing tersebut. Anehnya ketika ia sampai di rumah, si kucing sudah ada di sana. Dennis heran campur berang.
Sore harinya ia pergi lagi. Kali ini si kucing dibuangnya lebih jauh lagi. Namun tetap saja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut telah berada di sana.
Dennis berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tapi tetap saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya.
Suatu hari ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tapi juga berputar-putar dulu. Dennis belok kanan, belok kiri, belok kanan, belok kanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yang dibawanya.
Beberapa jam kemudian ia menelepon istrinya.
"Yang, kucingmu ada di rumah?" tanya Dennis.
"Ada, kenapa? Tumben nanya si Bulu segala," jawab istrinya agak heran.
"Panggil dia yang, aku mau tanya arah pulang. Aku kesasar...!"
Friday, July 23, 2010
Tips Pertolongan Pertama Luka Bakar
Kedua, jangan diolesi cairan seperti odol, minyak goreng, kecap, ataupun minyak tanah karena akan memperdalam luka bakar.
Ketiga, buka keran air atau keran ledeng, lalu alirkan air tersebut ke arah bagian tubuh yang terkena luka bakar selama 10-20 menit. Ini dilakukan untuk menurunkan suhu panas yang diakibatkan luka bakar tersebut.
Hal yang dilarang
Jangan memakai air es atau es batu atau mencemplungkan diri dalam bak mandi, karena perubahan suhu yang tiba-tiba (antara panas dan dingin), akan memperdalam luka bakar.
Apabila luka bakar yang dialami serius, seperti luka bakar yang dialami oleh korban ledakan gas elpiji, maka yang harus dilakukan adalah:
1. Buka baju korban.
2. Lepaskan cincin, jam, atau barang apapun yang melekat pada diri korban.
3. Selimuti tubuh korban dengan selimut bersih.
4. Lalu, bawa ke rumah sakit.
Beberapa Sumber Energi Alternatif Pengganti Bahan Bakar Minyak
Mungkin yang paling menggoda dari semua bahan bakar alternatif adalah kompresi udara. Itu saja yang diperlukan untuk menjalankan mobil, dirancang oleh insinyur Prancis dan akan tersedia untuk driver Amerika pada tahun 2010. Jadi sulit dipercaya, mobil ini tidak memerlukan lebih dari kompresi udara untuk pesiar di sekitar kota pada kecepatan sampai dengan 35MPH. (Bila menggunakan minyak bisa mencapai kecepatan 90MPH). Yang terbaik dari semuanya. Mobil ini akan terjangkau untuk hampir semua orang dengan harga $ 20.000.
Vegetable oil
Di mana-mana orang selalu meremehkan tentang menjalankan mobil menggunakan minyak nabati sejak ide ini pertama kali diusulkan, dan sekarang kita mengambil lompatan dari konsep ke realita! penggemar Volkswagen sekarang dapat berkendara dengan bersih di bio-diesel beetle sepenuhnya, dan mereka tidak harus menunggu untuk itu, baik. VW beetle ditampilkan di sini adalah termasuk dalam armada di Bio-Beetle, bio-diesel yang pertaman dikeluarkan oleh mobil kantor sewa yang berkantor pusat di Maui.
Hydrogen fuel cells
Prospek mobil berbahan bakar hidrogen telah menggoda pengendara mobil ramah lingkungan selama bertahun-tahun. Sementara produsen mobil saat ini bergulat dengan seluruh tantangan teknis (seperti cara untuk menyimpan hidrogen dalam kendaraan efisien atau bagaimana mencegahnya dari pembekuan dan/atau pembakaran), bukti konsep mobil hidrogen-powered adalah model kendaraan mewah Mercedes.
Ethanol
Sebagian besar dari kita telah menggunakan etanol dalam kendaraan, sebagai hukum federal memerlukan persentase tertentu pada bbensi yg kita beli. Tapi di tahun 2010, Suzuki Motor Company mulai menjual mobil sepenuhnya, 100% bertenaga ethanol. Mobil seperti yang pertama (digambarkan di atas) akan adalah sedan E25, yang terjual di Brazil bulan Maret ini.
Water
Ini mobil Jepang (disebut Genepax) dapat melakukan perjalanan sekitar 80 kilometer per jam, selama satu jam, hanya pada satu liter air sebagai sumber bahan bakarnya. Mobil ini menggunakan elektron hidrogen dari air untuk menghasilkan listrik yang, pada gilirannya, tenaga motor listrik dari mobil. Banyak yang mengkritik tentang bisa tidak nya kendaraan berbahan bakar air, Genepax adalah jawaban yang paling tepat.
Electrical power
Mungkin akan terlihat seperti mobil yg hanya bisa ada di film, Peugeot Perancis memiliki dua roda depan besar bisa berputar dengan kecepatan yang berbeda dan memutar 360 derajat. Tidak ada kata pada kapan atau apakah mobil ini akan tersedia untuk dijual.
Wood pellets/Biomass
Mobil digambarkan di sini benar-benar berjalan menggunakan palet kayu. Yang pada dasarnya adalah hal yang sama mungkin akan dibakar dalam kompor kayu atau api unggun untuk menghasilkan panas yang menciptakan energi. Ini semua bagian dari apa yang dikenal sebagai biomassa, bahan biologis mengacu pada organisme apapun yang telah mati yang dapat digunakan sebagai bahan bakar.
Sunday, March 21, 2010
H I D R O K A R B O N
SENYAWA H I D R O K A R B O N
Disebut Hidrokarbon : mengandung unsur C dan H
Terdiri dari :
1. Alkana (CnH2n+2)
2. Alkena (CnH2n)
3. Alkuna (CnH2n-2)
ALKANA
- Hidrokarbon jenuh (alkana rantai lurus dan siklo/cincin alkana)
- Disebut golongan parafin : affinitas kecil (=sedikit gaya gabung)
- Sukar bereaksi
- C1 – C4: pada t dan p normal adalah gas
- C4 – C17: pada t dan p normal adalah cair
- > C18: pada t dan p normal adalah padat
- Titik didih makin tinggi: terhadap penambahan unsur C
- Jumlah atom C sama: yang bercabang mempunyai TD rendah
- Kelarutan: mudah larut dalam pelarut non polar
- BJ naik dengan penambahan jumlah unsur C
- Sumber utama gas alam dan petrolium
ALKANA
Struktur ALKANA : CnH2n+2
CH3-CH2-CH2-CH2-CH2-CH3 (heksana)
sikloheksana
ALKANA
PEMBUATAN ALKANA :
- Hidrogenasi senyawa Alkena
- Reduksi Alkil Halida
- Reduksi metal dan asam
PENGGUNAAN ALKANA :
- Metana : zat bakar, sintesis, dan carbon black (tinta,cat,semir,ban)
- Propana, Butana, Isobutana : zat bakar LPG (Liquified Petrolium Gases)
- Pentana, Heksana, Heptana : sebagai pelarut pada sintesis
ALKANA
Fraksi tertentu dari Destilasi langsung Minyak Bumi/mentah
Bahan bakar pemanas
Minyak gas berat
18 - 25
305 - 405
Bahan bakar diesel
Minyak gas ringan
13 - 17
230 - 305
Bahan bakar memasak
Minyak tanah
11 - 12
180 - 230
Bahan bakar mobil
Bensin
5 -10
30 - 180
Bahab bakar gas
Fraksi gas
1 - 4
<>
Penggunaan
Nama
Jumlah C
TD (oC)
Sisa destilasi :
Minyak mudah menguap, minyak pelumas, lilin dan vaselin
Bahan yang tidak mudah menguap, aspal dan kokas dari m. bumi
ALKENA
- Hidrokarbon tak jenuh ikatan rangkap dua
- Alkena = olefin (pembentuk minyak)
- Sifat fisiologis lebih aktif (sbg obat tidur) : 2-metil-2-butena
- Sifat sama dengan Alkana, tapi lebih reaktif
STRUKTUR ALKENA : CnH2n
CH3-CH2-CH=CH2 (1-butena)
ALKENA
ETENA == ETILENA == CH2=CH2
- Sifat-sifat : gas tak berwarna, dapat dibakar, bau yang khas, eksplosif dalam udara (pada konsentrasi 3 – 34 %)
- Terdapat dalam gas batu bara biasa pada proses “cracking”
- Pembuatan : pengawahidratan etanaol
PENGGUNAAN ETENA :
- Dapat digunakan sebagai obat bius (dicampur dengan O2)
- Untuk memasakkan buah-buahan
- Sintesis zat lain (gas alam, minyak bumi, etanol)
PEMBUATAN ALKENA :
- Dehidrohalogenasi alkil halida
- Dehidrasi alkohol
- Dehalogenasi dihalida
- Reduksi alkuna
ALKUNA
- Hidrokarbon tak jenuh mempunyai ikatan rangkap tiga
- Sifat-sifatnya menyerupai alkena, tetapi lebih reaktif
Struktur ALKUNA : CnH2n-2
CH=CH (etuna/asetilen)
ALKUNA
ETUNA = ASETILEN => CH=CH
- Pembuatan : CaC2 + H2O ------Ã C2H2 + Ca(OH)2
- Sifat-sifat :
- Suatu senyawaan endoterm, maka mudah meledak
- Suatu gas, tak berwarna, baunya khas
- Penggunaan etuna :
- Pada pengelasan : dibakar dengan O2 memberi suhu yang tinggi (+- 3000oC), dipakai untuk mengelas besi dan baja
- Untuk penerangan
- Untuk sintesis senyawa lain
ALKUNA
PEMBUATAN ALKUNA
- Dehidrohalogenasi alkil halida
- Reaksi metal asetilida dengan alkil halida primer
SENYAWA AROMATIK
- Senyawa alifatis : turunan metana
- Senyawa aromatis : turunan benzen (simbol Ar = aril)
- Permulaan abad ke-19 ditemukan senyawa-senyawa organik yang mempunyai bau (aroma) yang karakteristik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (damar benzoin, cumarin, asam sinamat dll)
SENYAWA AROMATIK
BENZEN =C6H6
- Senyawa aromatis yang paling sederhana
- Berasal dari batu bara dan minyak bumi
- Sifat fisika : cairan, td. 80oC, tak berwarna, tak larut dalam air, larut dalam kebanyakan pelarut organik, mudah terbakar dengan nyala yang berjelaga dan berwarna (karena kadar C tinggi)
Pengunaan Benzen :
- Dahulu sebagai bahan bakar motor
- Pelarut untuk banyak zat
- Sintesis : stirena, fenol, nilon, anilin, isopropil benzen, detergen, insektisida, anhidrida asam maleat, dsb
ALKIL HALIDA
- Senyawa alkil halida merupakan senyawa baik jenuh maupun tak jenuh yang satu unsur H-nya atau lebih digantikan oleh unsur halogen (X = Br, Cl. I)
- Alkil halida = haloalkana = RX struktur primer, sekunder, tersier
- Aril halida = ArX = senyawa halogen organik aromatik
Sifat fisika Alkil Halida :
- Mempunyai TD lebih tinggi dari pada TD Alkana dengan jumlah unsur C yang sama.
- Tidak larut dalam air, tapi larut dalam pelarut organik tertentu.
- Senyawa-senyawa bromo, iodo dan polikloro lebih berat dari pada air.
ALKIL HALIDA
Struktur Alkil Halida : R-X (X=Br, Cl, I)
CH3-CH2-CH2-CH2-Cl (CH3)2CH-Br (CH3)3C-Br
Primer sekunder tersier
CH2-Cl CH2=CH2-Cl
Benzil khlorida Vinil khlorida
ALKIL HALIDA
PEMBUATAN ALKIL HALIDA:
- Dari alkohol
- Halogenasi
- Adisi hidrogen halida dari alkena
- Adisi halogen dari alkena dan alkuna
PENGGUNAAN ALKIL HALIDA:
- Kloroform (CHCl3): pelarut untuk lemak, obat bius (dibubuhi etanol, disimpan dalam botol coklat, diisi sampai penuh).
- Tetraklorometana = karbontetraklorida (CCl4): pelarut untuk lemak, alat pemadam kebakaran (Pyrene, TD rendah 77oC, uapnya berat.
- Freon (Freon 12 = CCl2F2, Freon 22 = CHCl2F): pendingin lemari es, alat “air conditioner”, sebagai propellant (penyebar) kosmetik, insektisida, dsb.
ALKOHOL
- Alkohol : tersusun dari unsur C, H, dan O
- Struktur alkohol : R-OH primer, sekunder dan tersier
Sifat fisika alkohol :
- TD alkohol > TD alkena dengan jumlah unsur C yang sama (etanol = 78oC, etena = -88,6oC)
- Umumnya membentuk ikatan hidrogen
O - H--------------------O - H
- R R
- Berat jenis alkohol > BJ alkena
- Alkohol rantai pendek (metanol, etanol) larut dalam air (=polar)
Struktur Alkohol: R - OH
R-CH2-OH (R)2CH-OH (R)3C-OH
Primer sekunder tersier
PEMBUATAN ALKOHOL:
- Oksi mercurasi – demercurasi
- Hidroborasi – oksidasi
- Sintesis Grignard
- Hidrolisis alkil halida
PENGGUNAAN ALKOHOL:
- Metanol: pelarut, antifreeze radiator mobil, sintesis formaldehid,metilamina,metilklorida,metilsalisilat, dll
- Etanol: minuman beralkohol, larutan 70 % sebagai antiseptik, sebagai pengawet, dan sintesis eter, koloroform, dll
FENOL
- Fenol: mengandung gugus benzen dan hidroksi
- Mempunyai sifat asam
- Mudah dioksidasi struktur OH
- Mempunyai sifat antiseptik
- Penggunaan sbg antiseptikum dan sintesis
ETER
- Eter: isomer atau turunan dari alkohol (unsur H pada OH diganti oleh alkil atau aril)
- Eter: mengandung unsur C, H, dan O
Sifat fisika eter:
- Senyawa eter rantai C pendek berupa cair pada suhu kamar dan TD nya naik dengan penambahan unsur C.
- Eter rantai C pendek medah larut dalam air, eter dengan rantai panjang sulit larut dalam air dan larut dalam pelarut organik.
- Mudah terbakar
- Unsur C yang sama TD eter > TD alkana dan <>oC, n-heptana 98oC, heksil alkohol 157oC).
ETER
Struktur eter: R – O – R
CH3-CH2-O-CH2-CH3 (dietil eter)
CH3-CH2-O-C6H5 (fenil etil eter)
PEMBUATAN ETER:
- Sintesis Williamson
- Alkoksi mercurasi – demercurasi
PENGGUNAAN ETER:
- Dietil eter: sbg obat bius umum, pelarut dari minyak, dsb.
- Eter-eter tak jenuh: pada opersi singkat : ilmu kedokteran gigi dan ilmu kebidanan.
AMINA
- Senyawa organik bersifat basa lemah, dibanding air lebih basa.
- Jumlah unsur C kecil sangat mudah larut dalam air.
Sifat fisika Amina :
- Suku-suku rendah berbentuk gas.
- Tak berwarna, berbau amoniak, berbau ikan.
- Mudah larut dalam air
- Amina yang lebih tinggi berbentuk cair/padat.
- Kelarutan dalam air berkurang dengan naiknya BM.
AMINA
Struktur amina : R-NH2, (R)2NH, (R)3N =primer, sekunder, tersier
CH3-CH2-CH2-CH2-NH2 (CH3)2NH (CH3)3N
Primer sekunder tersier
Struktur Amina berdasarkan rantai gugus alkil/aril:
- Amina aromatis
- Amina alifatis
- Amina siklis
- Amina campuran
AMINA
PEMBUATAN AMINA:
- Reduksi senyawa nitro
- Reaksi alkil halida dengan amonia dan amina
PENGGUNAAN AMINA:
- Sebagai katalisator
- Dimetil amina: pelarut, absorben gas alam, pencepat vulkanisasi, membuat sabun, dll.
- Trimetil amina: suatu penarik serangga.
ALDEHID
- Aldehid adalah suatu senyawa yang mengandung gugus karbonil (C=O) yang terikat pada sebuah atau dua buah unsur hidrogen.
- Aldehid berasal dari “ alkohol dehidrogenatum “ (cara sintesisnya).
- Sifat-sifat kimia aldehid dan keton umumnya serupa, hanya berbeda dalam derajatnya. Unsur C kecil larut dalam air (berkurang + C).
- Merupakan senyawa polar, TD aldehid > senyawa non polar
- Sifat fisika formaldehid : suatu gas yang baunya sangat merangsang
- Akrolein == propanal == CH2=CH-CHO : cairan, baunya tajam, sangat reaktif.
ALDEHID
FORMALDEHID = METANAL = H-CHO
- Sifat-sifat : satu-satunya aldehid yang berbentuk gas pada suhu kamar, tak berwarna, baunya tajam, larutanya dalam H2O dari 40 % disebut formalin.
- Penggunaan : sebagai desinfektans, mengeraskan protein (mengawetkan contoh-contoh biologik), membuat damar buatan.
Struktur Aldehid: R – CHO
- PEMBUATAN ALDEHID:
- Oksidasi dari alkohol primer
- Oksidasi dari metilbenzen
- Reduksi dari asam klorida
KETON
- Keton adalah suatu senyawa organik yang mempunyai sebuah gugus karbonil (C=O) terikat pada dua gugus alkil, dua gugus aril atau sebuah alkil dan sebuah aril.
- Sifat-sifat sama dengan aldehid.
PROPANON = DIMETIL KETON = ASETON = (CH3)2-C=O
- Sifat: cairan tak berwarna, mudah menguap, pelarut yang baik.
- Penggunaan: sebagai pelarut
ASETOFENON = METIL FENIL KETON
- Sifat : berhablur, tak berwarna
- Penggunaan : sebagai hipnotik, sebagai fenasil klorida (kloroasetofenon) dipakai sebagai gas air mata
KETON
Struktur : (R)2-C=O
PEMBUATAN KETON
- Oksidasi dari alkohol sekunder
- Asilasi Friedel-Craft
- Reaksi asam klorida dengan organologam
ASAM KARBOKSILAT
- Mengandung gugus COOH yang terikat pada gugus alkil (R-COOH) maupun gugus aril (Ar-COOH)
- Kelarutan sama dengan alkohol
- Asam dengan jumlah C 1 – 4 : larut dalam air
- Asam dengan jumlah C = 5 : sukar larut dalam air
- Asam dengan jumlah C > 6 : tidak larut dalam air
- Larut dalam pelarut organik seperti eter, alkohol, dan benzen
- TD asam karboksilat > TD alkohol dengan jumlah C sama.
ASAM KARBOKSILAT
Struktur Asam Karboksilat : R – COOH dan Ar – COOH
- CH3-CH2-CH2-CH2-COOH Valelat COOH
CH3-COOH (asam asetat) Asam benzoat
ASAM FORMAT = HCOOH
- Sifat fisika : cairan, tak berwarna, merusak kulit, berbau tajam, larut dalam H2O dengan sempurna.
- Penggunaan : untuk koagulasi lateks, penyamakkan kulit, industri tekstil, dan fungisida.
ASAM KARBOKSILAT
ASAM ASETAT = CH3-COOH
- Sifat : cair, TL 17oC, TD 118oC, larut dalam H2O dengan sempurna
- Penggunaan : sintesis anhidrat asam asetat, ester, garam, zat warna, zat wangi, bahan farmasi, plastik, serat buatan, selulosa dan sebagai penambah makanan.
PEMBUATAN ASAM KARBOKSILAT
- Oksidasi alkohol primer
- Oksidasi alkil benzen
- Carbonasi Reagen Grignard
- Hidrolisin nitril
AMIDA
- Amida adalah turunan asam karboksilat, dimana gugus –OH digan-ti dengan –NH2 atau amoniak, dimana 1 H diganti dengan asil.
- Sifat fisika : zat padat kecuali formamida yang berbentuk cair, tak berwarna, suku-suku yang rendah larut dalam air, bereaksi kira-kira netral.
- Struktur Amida : R – CONH2
AMIDA
PEMBUATAN AMIDA:
- Reaksi asam karboksilat dengan amoniak
- Garam amoniumamida dipanaskan
- Reaksi anhidrid asam dengan amoniak
PENGGUNAAN AMIDA:
- Formamida berbentuk cair, sebagai pelarut.
- Untuk identifikasi asam yang berbentuk cair.
- Untuk sintesis nilon, ds.
ESTER
- Ester adalah turunan asam karboksilat, dimana gugus H pada –OH diganti dengan gugus R.
- Sifat fisika : berbentuk cair atau padat, tak berwarna, sedikit larut dalam H2O, kebanyakan mempunyai bau yang khas dan banyak terdapat di alam.
- Struktut ester : R – COOR
ESTER
PEMBUATAN ESTER:
- Reaksi alkohol dan asam karboksilat
- Reaksi asam klorida atau anhidrida
PENGGUNAAN ESTER:
- Sebagai pelarut, butil asetat (pelarut dalam industri cat).
- Sebagai zat wangi dan sari wangi.